Publications


(2025)

Privasi Feminis: Otonomi dan Agensi Lintas Dimensi

Konsep privasi yang dominan kini masih merujuk pada konsep usang: mengintrusi bahkan menihilkan agensi individu dan kelompok, khususnya untuk mengontrol dan mendominasi dengan nilai-nilai diskriminatif dan eksploitatif.

Bersama rekan penelitian dari ragam identitas minoritas: perempuan, ragam gender dan seksualitas, disabilitas, masyarakat adat, minoritas kepercayaan, dan korban kekerasan, temukan makna privasi yang menghargai agensi, keamanan, dan kebebasan berekspresi — bersama memaknai privasi yang feminis.

(2024 — 2025)

Resiliensi di antara Represi Kebebasan Berekspresi

Bagaimana dampak KBGO bagi mereka yang tidak mengalami secara langsung namun terpapar informasinya?

Laporan penelitian ini merupakan hasil penelusuran sekaligus pembacaan terkait dampak paparan informasi tentang KBGO terhadap kebebasan berekspresi perempuan dan kelompok gender minoritas pengguna media sosial, dengan melibatkan 134 yang berasal dari wilayah barat, tengah dan timur Indonesia.

(2024)

Pemantauan KBGO di Media Sosial

Pada 2023, Indonesia adalah rumah bagi 167 juta orang pengguna aktif media sosial. Keberadaan media sosial sekaligus menjadi ruang “baru” bagi kekerasan berbasis gender di Indonesia. PurpleCode Collective melakukan pemantauan KBGO di media sosial di Indonesia dengan melakukan pendokumentasian atas 100 temuan kasus.

Laporan pemantauan ini berisi deskripsi mengenai kekerasan berbasis gender sehingga berpotensi memicu perasaan tidak nyaman saat dibaca.

(2022)

CTRL+F Privasi: Privasi di Ruang Tak Bertepi

Hak atas privasi memungkinkan kita menikmati hak lainnya, seperti kebebasan berekspresi dan berkumpul.

Buku saku privasi ini bisa memantik diskusi lebih lanjut dari perspektif feminis—yang membongkar definisi penyajian dari pengetahuan dan ideologi dominan.

(2022)

Rantai Solidaritas

Berbagi pengalaman personal dengan kekerasan bukanlah hal yang mudah. Sembilan pekerja seni perempuan masing -masing membaca cerita penyintas KBGO dan kemudian menerjemahkannya tersebut ke dalam karya sesuai dengan kecenderungan artisiknya masing-masing.

“Rantai Solidaritas: Seniman Perempuan Merespons KBGO” berisikan potongan-potongan cerita, perasaan, dan harapan itu dirangkai dengan cara bertutur yang baru, untuk diceritakan kepada yang lain.

(2022)

Rekoleksi Persaudarian

“Menamai Kekerasan, Merawat Pemulihan Kolektif: Cerita dari Sembilan Penyintas Kekerasan Berbasis Gender Online” berawal dari kegelisahan untuk mengetahui: apakah penyintas KBGO mendapatkan dukungan yang memadai? Apakah pola pendampingan yang ada saat ini sudah mencukupi?

Penelitian ini tak hanya telah memberikan gambaran tentang situasi yang dihadapi para penyintas. Lebih dari itu, dari penelitian ini kami mengerti bahwa dalam diri setiap penyintas, ada semangat untuk bangkit, dan bahkan untuk bersolidaritas dengan sesama penyintas.

Laporan pemantauan ini berisi deskripsi mengenai kekerasan berbasis gender sehingga berpotensi memicu perasaan tidak nyaman saat dibaca.

All
Filter
Filter
All
Filter
Filter

Lisensi

Seluruh publikasi PurpleCode Collective diterbitkan secara independen dan dapat disebarluaskan oleh siapapun selama tidak dipergunakan untuk tujuan komersil.

CC BY-NC-ND 4.0
Atribusi-NonKomersial-TanpaTurunan